[FF] Miracle Of Love part 2
Miracle Of Love part 2
-part 2-
Kyuhyun menatap rahma dengan tajam. Begitu pula tatapan rahma pada kyuhyun.
“kenapa kau menatapku seperti itu?” tanya rahma.
“kau tidak tahu kenapa aku menatapmu seperti ini? Sungguh mengerikan..”ucap kyuhyun yang benar-benar mencurigai kalau rahma pelakunya.
“ooh,jadi kau menuduhku? Lalu siapa pelaku yang merusak sepedaku dan teman-temanku? Bukannya kau?”tanya rahma dengan serius.
“ah,jadi kau ingin membalas dendam?” tanya kyuhyun tanpa menyadari kalau ucapannya membuktikan kalau ia pelakunya.
“jadi benar kau pelakunya.(senyum tipis)..sudah ku duga kalau kau benar – benar pelakunya.” Ucap rahma
Kyuhyun pun melepas genggamannya karena ia tau kalau dugaan rahma itu benar.
“wae? Benar kau kan?”tanya rahma meledek.
“mana buktinya kalau aku pelakunya?” tanya kyuhyun yang masih tidak mau mengaku.
“memangnya aku ini bodoh. Aku punya bukti untuk membuktikan itu!!” jawab rahma dengan yakin.
“sepertinya lelaki tampan seperti mu dan kawan-kawan mu tidak pintar yah..” ucap bani dengan tersenyum licik.
Tiba-tiba ryeowook muncul.
“apa kau bilang?” ucap ryeowook yang kesal mendengar perkataan bani.
“heh,kau tuli ya? Baiklah akan ku ulang perkataan bani. KAU BODOH!!” ucap ku sambil tertawa geli dan licik.
“dasar kalian ini…!!!” ucap ryeowook kesal dan ingin menghabisi bani dan aku.
“diam.!!” Ucap kyuhyun kepada ryeowook dan ryeowook pun tak jadi menghabisi aku dan bani.
“jika kalian punya bukti,mana buktinya? Tunjukkan pada kami!!” ucap kyuhyun curiga.
“rekaman dari kamera cctv, itu buktinya.” Jawab rahma dengan yakin.
“mwo?” ucpa kyuhyun tidak percaya.
“oppa,kau ini bodoh ya!! Tempat parkir sepeda kami terpasang kamera cctv, dan wajah mu beserta teman-temanmu terlihat sangat jelas di kamera.” Ucap tiwi menjelaskan.
“ah tidak mungkin!!” ucap ryeowook tidak percaya.
“kalau tidak percaya,kalian liat saja ini!!” ucap rahma yang menunjukkan rekaman itu melalui handphone nya.
*flashback:
Setelah melihat sepeda kami rusak,kami benar-benar kesal dan sedih. Untungnya tiwi mengingatkan kalau di tempat parkir sepeda ini ada cctv. Dan setelah di lihat hasil rekamannya di ruang penjaga cctv, kami melihat 3 namja famous itu berada di tempat parkir sepeda dan ada 2 orang lagi di sana yang menendang dan menghancurkan sepeda kami. Ke 2 orang itu adalah pesuruh kyuhyun dan ryeowook. Setelah melakukan itu mereka langsung pergi begitu juga dengan 3 namja famous itu. Lalu kami pun meminta copy an dari rekaman itu.*
“ya baiklah rekaman itu benar,kami pelakunya. Tapi,kalian juga kan pelaku yang membuat mobilku seperti itu??” ucap kyuhyun yang menahan amarah.
“memangnya kalian punya bukti kami yang melakukannya?” tanya rahma meledek.
“kalian coba liat saja di cctv di tempat parkir mobil mu.” Ucap tiwi dengan menyindir.
“oke baiklah,jika terbukti..” ucap ryeowook terhenti karena aku memotongnya
“jika terbukti berarti kita seri.” Ucap ku tersenyum licik.
Kami pun pergi menuju café oppa hangeng dengan naik bus. Kyuhyun dkk pun menuju ruang cctv. Di bus kami masih melanjutkan perbincangan yang tadi.
“apakah kau yakin tidak terekam cctv di tempat parkir mobil ?” tanya rahma panic.
“tenang saja,sebelum aku menghancurkan mobil itu aku mencari di mana saja letak cctv di tempat parkir itu. Ternyata mobilnya tidak terlihat cctv.” Ujar bani meyakinkan rahma,aku dan tiwi.
“bagus kalalu begitu.,jadi mereka tidak punya bukti sama sekali.haha” ucap tiwi sambil tertawa.
Kami pun sampai di café hangeng oppa. Kami pun disapa dengan hangat oleh shindong dan hangeng oppa. Kami pun langsung mengerjakan tugas yang di beri ileh bu guru. Dan café hangeng oppa inilah yang menjadi tempat tongkrongan kami setelah pulang sekolah maupun libur sekolah.
Di tempat lain..
“ah,kenapa mobil ku tidak terlihat di cctv?!!” ucap kyuhyun kesal.
“kau ini bagaimana?! Kau pemilik sekolah ini,bahkan kau tidak tahu sekolah ini memiliki cctv?” tanya ryeowook yang meremehkan kyuhyun.
“mwo? Jadi kau menyalahkanku?” ucap kyuhyun kesal.
“sudahlah jangan bertengkar. Mungkin ini imbalan yang pantas untuk kita karena kita telah berbuat seperti itu terlebih dahulu kepada mereka.” Ucap kibum seraya menenangkan kyuhyun dan ryeowook.
“mwoo?” ucap kyuhyun dan ryeowook serempak.
“jadi,sekarang kau membela mereka?”ucap ryeowook tidak menyangka.
“aku tidak membela mereka!” ucap kibum tenang.
“lalu,kenapa kau berbicara seperti itu?” tanya kyuhyun curiga.
“terserah kalian menuduh ku seperti apa..aku akan pulang naik bus saja.”ucap kibum tenang dan tak mempermasalahkan masalah itu.
“mwo?pulang naik bus?”tanya ryeowook kaget.
“ne,kau mau ikut tidak.?” Tanya kibum.
“aku tidak mau! Aku naik taksi saja.” Ucap kyuhyun yang tidak mau naik bus.
“bagaimana dengan mu?”tanya kibum pada ryeowook.
“aku juga naik taksi saja! Josimhae ya..”ucap ryeowookyang tak mau naik bus juga.
“a,geuraeyo? Baiklah.aku akan pergi sekarang.” ucap kibum dan pergi dari tempat itu.
Kibum pun pergi dengan naik bus dan dia ternyata tidak pulang ke rumah melainkan pergi ke café hangeng oppa.
Aku yang sedang mengambil makanan dan hendak kembali ke tempat duduk langsung terkejut melihatnya datang. Teman-teman ku pun heran melihat ku seperti itu dan langsung menoleh ke pintu.
“eoseo oseyo” ucap salah satu karyawan di café.
Kibum pun menunduk kepada karyawan itu. Dan setelah itu dia melihat ku terkejut dan aneh. Ya karena di mulutku ada roti. Haha dan kibum juga melihat teman-teman ku yang lain.
“ah,ada kalian disini.” Ucap kibum tersenyum.
“eh ada kibum oppa.” Ucap tiwi
“oppa,mau makan disini juga?” tanya bani.
“ne,aku juga mau makan disini..hmm aku duduk bareng kalian ya?” ucap kibum.
“ne,silahkan oppa.” Jawab rahma mempersilahkan kibum duduk.
“oppa telat nih,aku Cuma membawakan makanan untuk teman-temanku saja. Jadi,oppa pesan sendiri saja ya” ucap ku bercanda..hehe
“ia,tidak apa-apa,aku nanti akan pesan sendiri kok..” ucap kibum sambil tersenyum.
“o ia,koq tumben oppa sendirian. Yang lain kemana?” tanya rahma penasaran.
“mungkin mereka sedang ada di rumah,atau entah ada di mana. Kenapa?” tanya kibum.
“ah,tidak apa-apa koq oppa.” Jawab rahma curiga.
“sst..kau tidak perlu curiga padanya, dia berbeda dari ke 2 temannya.” Bisik tiwi ke rahma dengan yakin.
“baiklah, keliatannya sih dia memang berbeda dari 2 orang itu.” Ucap rahma sambil berbisik juga pada tiwi.
Kami pun makan bersama..
Setelah kami selesai makan,kami pun pulang. Dan kami satu bus dan searah dengan kibum. Tepat di perempatan jalan dimana bisanya aku,rahma,bani dan tiwi bertemu setiap berangkat ke sekolah, dan kami berpisah di jalan ini. Kibum searah rumahnya dengan ku, jadi aku berjalan bersama dengannya.
“wah,kita searah oppa. Rumahmu memang di mana?” tanya ku penasaran.
“rumahku tidak terlalu jauh dari sini..kenapa? kau mau main ke rumah ku??” tanya kibum.
“ya,mungkin lain kali aku dan teman-temanku akan main ke rumah mu.” jawab ku sambil tersenyum.
“kenapa kau mau berbaur bersama kami?” tanya ku serius.
“hmm..karena menurut ku kalian itu unik.” Jawab kibum tersenyum.
“unik? Unik kenapa?” tanya ku heran.
“karena kalian berani melawan kyu dan wookie separah itu.” Jawab kibum tertawa.
“benarkah? Memangnya sebelumnya belum ada yang berani melawannya?” tanya ku.
“belum, kalian yang pertama yang melakukannya.” Jawab kibum dengan yakin.
“ah,geurae. Jadi oppa berbaur bersama kami karena ingin memata-matai kami kan? Eehh.” Tanya ku sambil menutup mulut.
“haha.. tidak.. aku sudah tau ini dari awal pas kita bertemu tadi,pasti kalian mencurigaiku kan.. aku tidak sejahat kyu dan wookie. Tenang saja “ jawab kibum dengan yakin.
“ne, benar..kau tidak seperti mereka. Setiap mereka menjalankan aksinya kau selalu diam dan tidak bertindak. Ah,oppa.. aku sudah sampai. Aku duluan ya..” pamit ku pada kibum sambil melambaikan tangan di depan
“ne.. selamat beristirahat ya..” ucap kibum sambil melambaikan tangan juga dan pergi.
“ne..” jawab ku dan langsung masuk ke dalam rumah.
Ke esokkan harinya,aku dan teman-teman ku seperti biasa bertemu di perempatan jalan. Namun, kami tidak berempat melainkan berlima. Yap.. kibum berangkat ke sekolah bersama dengan kami. Dia tidak berangkat bersama dengan temannya. Ini menimbulkan keanehan di antara kami berempat dan begitu juga dengan ryeowook dan kyuhyun.
“waah,oppa tumben bareng sama kita ke sekolah?” tanya tiwi penasaran.
“iya,biasanya oppa bareng sama kyu dan wookie oppa.” Ucap rahma heran.
“kalian pada penasaran dan merasa aneh padaku ya?” tanya kibum oppa dengan tersenyum kecil.
Kami pun memandangnya dengan serius.
“oke..baiklah akan aku jelaskan mengapa aku bersama kalian.”ucap kibum sambil berjalan duluan.
Kami pun pergi mengikutinya dan mendengarkan apa yang kibum bicarakan.
“aku sebenarnya sudah lama ingin seperti ini. Pergi ke sekolah tanpa harus bermewah-mewahan seperti mereka. Namun,mereka adalah temanku dari kecil,kami sudah bermain bersama saat kami masih di bangku taman kanak-kanak. Seakan akan kami tidak terpisahkan walaupun kami ada masalah di antara kami bertiga. Sulit untuk merubah sikap mereka yang kekanakan dan manja serta membawa kemewahan hidupnya. Mereka sama sekali tidak pernah sekali dalam hidupnya untuk berjalan dan menikmati jerih payah sendiri termasuk juga dengan ku walaupun aku ingin merasakan hal yang seperti itu.” Ucap kibum curhat..
“oh jadi seperti itu kisahnya.” Ucap ku yang seakan akan mengerti kisahnya.
“jadi,oppa ingin bersama kami karena ingin merasakan hidup sederhana?” ucap rahma dengan penasaran.
“iya benar. Aku ingin merasakan hal itu. Karena ku pikir kalian lah teman keduaku selain mereka.” Ucap kibum dengan sungguh-sungguh.
“benarkah?” tanya bani tidak percaya.
“benar.” Ucap kibum membenarkan.
“jadi sekarang kita berteman.horeee” ucap tiwi senang kegirangan.
“jadi nanti kau berpihak kepada siapa jika kyu dan wookie oppa mengerjai kami?” tanya rahma.
“aku akan berusaha membuat mereka tidak membenci kalian. Tapi kalian juga harus membantuku.” Ucap kibum
“oh,jadi kami harus berbaikan pada mereka?”tanya ku yang enggan berbaikan.
“anio,kalian harus membantuku untuk membuat hati mereka luluh dan menyadari kesalahan mereka selama ini.” Jawab kibum seraya memberi penjelasan.
“baiklah kami mengerti dan akan membantumu.” Ucap rahma sambil tersenyum walaupun dalam hatinya ia berat melakukannya.
Kami pun tiba di sekolah. Kyuhyun dan ryeowook melihat kibum berjalan bersama kami. Dan mereka pun menghampiri kami.
“jadi kau sekarang bersama mereka?” tanya ryeowook tidak percaya.
“ne,wae?” jawab kibum sambil bertanya kembali.
“jadi kau sekarang berpihak kepada mereka dan menolak untuk tidak pergi ke sekolah bersama kami lagi?” tanya ryeowook yang benar-benar tidak percaya.
“bukan seperti itu,nanti saja kita bicara. Sebentar lagi kelas akan di mulai.” Ucap kibum seraya menenangkan ryeowook.
Kami yang melihatnya pun agak sedikit aneh,dan kami pun pergi ke kelas kami. Kyuhyun yang sedari tadi heran melihat tingkah kibum yang berjalan bersama kami pun juga heran kepada kami dan melihat kami dengan tatapan sinis.
Jam istirahat pun tiba. Kibum akan menjelaskan semuanya di taman dimana kyuhyun biasa main game online disana.
“mungkin kalian berpkir kalau aku pergi bersama mereka karena aku tidak ingin berteman lagi dengan kalian. Maksud ku yang sebenarnya bukan seperti itu. Aku ingin kalian berbaikan” ucap kibum sambil menjelaskan maksudnya.
“apa? Berbaikan pada mereka? Itu bukan cara ku.” Ucap kyuhyun sambil tersenyum sinis.
“apa kau di peralat oleh mereka? Sehingga kau menginginkan aku dan kyuhyun berbaikan padanya?” tanya ryeowook curiga.
“anio,bukan seperti itu. Aku ingin kalian tidak usah melakukan hal yang seperti itu lagi dengan cara menyalahkan orang lain yang di akibatkan oleh perbuatan kita sendiri.” Jawab kibum
“kau tau,aku dan wookie akan selalu berbuat seperti itu dan tidak ada satupun yang bisa merubah ku dan wookie.” Ucap kyuhyun denga percaya diri.
“baiklah,aku pun tidak bisa merubah kalian. Tapi biarkan aku bermain bersama mereka.” Ucap kibum
“ne,silahkan saja. Aku tidak apa-apa jika kau mau bermain denga siapapun yang jelas kau pasti akan kembali pada kami.” Ucap ryeowook pengertian.
“itu sudah pasti.” Ucap kibum sambil tersenyum dan mereka pun bermain game bersama.
Dan ternyata dari tadi kibum berbicara panjang kyuhyun sedang asik bermain game dan hanya menanggapi ucapan kibum dengan setengah-setengah. Kibum pun menyadari hal itu. *Hahaha parah banget kyuhyun wkwkw xD
Kami yang sedari tadi di kelas yang makan dikelas bingung memikirkan bagaimana cara untuk merubah sikap kyu dan wookie.
“bagaimana yah cara mengubah sikap mereka?” tanya bani bingung.
“aku juga tidak tau.” Ucap tiwi.
“apa harus kita yang melakukan untuk merubah sikap kyu dan wookie oppa?” tanya ku heran.
“hhuf, aku juga bingung memikirkan hal itu. Lain kali saja kita pikirkan hal ini.” Ucap rahma sambil memakan bekalnya.
“ah iya benar. Kami masih banyak tugas yang harus di pikirkan.” Ucap bani.
“oh iya ya. Nanti pulang sekolah bagaimana kalau kita ke took buku?” tanya ku sambil menatap para teman-temanku.
“hmm,mian ne..aku tidak bisa put. Aku harus ke toko kue mau beli gwaja untuk ibuku yang berulang tahun hari ini.” Ucap tiwi.
“ibumu ulang tahun hari ini?” tanya rahma.
“ne,mian ya aku ga bisa ikut.” Jawab tiwi menyayangkan.
“Gwaenchanayo” ucap ku,rahma dan bani serempak.
“saengil chukhae ya buat ibumu ” ucap rahma,aku dan bani serempak lagi.
“Mian,kami tidak bisa ikut merayakannya.” Ucap bani menyesal.
“ne,goen chanayo. Seharusnya aku yang minta maaf karena aku tidak bisa mengerjakan tugas bersama.” Ucap tiwi.
“ne,kami mengerti.” ucap ku.
Bel pun berbunyi dan jam belajar pun mulai kembali berlangsung. Detik demi detik.. menit demi menit dan jam demi jam pun berlalu. Akhirnya jam pulang pun tiba.
“chingu,aku pamit duluan yah..” ucap tiwi terburu buru dan langsung meninggalkan kami.
“ne, josimhae ya.” Ucap kami bertiga serempak.
“ayo kita pergi.”ajak ku.
“jamsiman gidariseyo, aku ingin ke toilet.. aku sudah tidak tahan lagi.” Ucap rahma yang ingin buang air kecil dan ia pun langsung berlari menuju toilet.
“baiklah,cepat ya kami tunggu di luar.” Ucap bani sambil teriak ketika rahma berlari terburu-buru.
Pada saat rahma sedang berlari terburu buru,ia tidak sengaja menabrak seseorang sampai jatuh. Yap.. orang itu adalah kyuhyun yang baru saja keluar dari toilet namja yang berada di dekat toilet yeoja.
“hey!! josimhae kalau berjalan.” Ucap kyuhyun kesal sambil bangkit dari jatuhnya.
“ah mian ne.. “ ucap rahma sambil terburu buru masuk ke dalam toilet dan ia tidak menyadari kalau yang terjatuh itu kyuhyun.
Setelah selesai..rahma pun keluar dari wc dan ia pun teringat sesuatu.
“Ah..Da dwaesseumnida.” Ucap rahma dengan lega.
“sepertinya ada yang lupa,apa ya?” tanya rahma pada dirinya sendiri dan ia pun teringat sesuatu.
“ah tadi aku menabrak KYUHYUN??” ucap rahma terkejut.
“bagaimana ini..pasti dia marah. Apa dia masih di luar yah.”ucap rahma sambil mengintip keluar dari toilet.
“gawat,dia menunggu di luar!!” ucap rahma khawatir. Ia bingung apa yang harus dia lakukan. Akhirnya rahma pun memutuskan untuk mengendap endap keluar agar tidak ketauan kyuhyun.
Namun,rahma ketauan oleh kyuhyun, kyu menyadari kalau rahma keluar dengan mengendap endap.
“tunggu..!!” ucap kyuhyun sambil menghampiri rahma yang sedang mengendap endap.
Rahma pun berhenti dan enggan menoleh ke belakang. Tiba-iba kerah baju belakangnya rahma di tarik oleh kyuhyun.
“kau mau kemana? Mau lari dariku? Kau tidak akan pernah bisa lari dariku!!” ucap kyuhyun pada rahma dengan berbisik di kupingnya rahma.
“ah..aku ada yakssok pada teman ku. Mereka sudah menunggu di luar.” Ucap rahma dengan berharap untuk di lepaskan.
“alasan!! Kau harus ikut dengan ku sekarang juga!!” ucap kyuhyun dengan kesal sambil menyeret rahma pergi.
“hey!! Tapi aku harus pergi bersama temanku. Kau jahat sekali.” Ucap rahma kesal.
“Diam kau!! Sudah tidak usah banyak omong!!” ucap kyuhyun kesal yang masih menarik rahma pergi entah kemana.
Di depan gerbang, aku dan bani sudah menunggu lama.
“kemana ya rahma? Koq ke toilet aja lama banget!” ucap ku heran.
“iya nih, aku juga bingung..kok lama banget yah..”ucap bani sambil menoleh ke arah loby sekolah.
Masih dengan kyu yang menarik rahma.
“hey kau mau membawa ku kemana?” tanya rahma kesal.
“Diam saja kau!!!” ucap kyuhyun yang menyeret rahma ke tempat parkir mobil.
“kanapa kita kesini?” ucap rahma dengan aneh.
“sudah masuk kedalam!!” suruh kyuhyun.
Rahma pun masuk ke dalam mobil dan heran, rencana apa yang akan kyuhyun lakukan kepadanya.
“kita mau kemana ?” tanya rahma penasaran.
“sudah diam saja!” jawab kyuhyun yang baru masuk kedalam mobil.
“dari tadi kau hanya menyuruhku untuk diam,huh..” gerutu rahma sambil mengeluarkan ponsel dari tasnya.
“mau apa kau? Minta tolong pada teman mu?” tanya kyuhyun yang sedang menyalakan mesin mobil.
“aku hanya ingin memberitahu temanku kalau aku akan membatalkan janji padanya hari ini.” Jawab rahma.
“tidak usah!! Mereka akan tahu sendiri.” Ucap kyuhyun yang langsung menjalankan mobilnya.
Dan seketika mobil kyuhyun keluar dan melewati aku dan bani yang sedang menunggu di depan gerbang.
“Lah,itu bukannya mobilnya kyu oppa? Lalu tadi yang di awal tadi mobil siapa dong? ” tanya ku heran.
“iya ya,itu mobil kyu oppa yang bawa juga kyu..tapi di sampingnya kok ada rahma?” ucap bani yang heran.
“apa? Rahma ada di mobil itu?” tanya ku juga dengan sangat heran.
“ada apa di antara mereka? Apa rahma di culik?” ucap bani yang benar-benar curiga.
“aku heran,mengapa wookie oppa juga membawa mobil hari ini..pasti ada rencana.” Ucap ku sambil menyelidiki.
“ah yasudahlah.. kita pergi berdua saja..” ucap bani.
Kami pun akhirnya ke toko buku hanya berdua dengan bani. Tiba-tiba bani menerima sms dari rahma. Yang isinya :
“mian ne,aku tidak bisa ikut kalian ke toko buku karena ada urusan dengan namja ini.”
Di mobil kyuhyun..
Kyuhyun mengambil ponsel milik rahma dan mengetikan sms ke bani. Jadi isi sms yang di terima bani itu adalah dari kyuhyun. Setelah itu kyu langsung mematikan ponsel rahma dan membuangnya ke jok belakang.
“heh!! Apa yang kau lakukan dengan ponsel ku?! Enak saja kau melempar ponselku!!” ucap rahma dengan kesal dan menghawatirkan aku dan bani.
Kyuhyun pun hanya diam mendengar ucapannya rahma.
Di tempat lain,aku dan bani berjalan menuju toko buku.. kami memilih buku mana yang ada kaitannya dengan tugas yang di berikan oleh guru. Sesampainya di toko buku kami pun berpencar untuk mencari buku. Tiba-tiba ryeowook juga pergi ke toko buku itu. Kami berdua tidak menyadarinya kalau ryeowook juga ada di toko buku.
Bani pun mendapatkan buku yang di cari,ia pun membacanya sambil bejalan ke arah ku namun ia menabrak seseorang yang ada di hadapannya yang sedang membaca juga. Dan ternyata itu adalah ryeowook.
“ah,mian ne.. aku tidak sengaja melakukannya.” Ucap bani sambil membungkuk dan ia tidak tahu kalau orang itu adalah ryeowook.
“ah kau ini bagaimana,kalau jalan liat-liat dong.!!” Ucap wookie kesal dan ia juga tidak tahu kalau yang menabraknya adalah bani.
Bani pun mengangkat kepalanya dan dia pun kaget begitu juga dengan wookie.
“ternyata kau yang menabrakku??!!” ucap wookie kaget.
“ish..kau jeongmal ingin mengganggu ku ya?!” ucap wookie dengan tatapan kesal.
“ah,mian ne oppa..aku benar-benar tidak sengaja..” ucap bani yang sungguh meminta maaf.
“ah sudahlah..” ucap wookie yang saking kesalnya da pergi dari toko itu.
“huh..pergi saja sana tak usah terlihat lagi juga tak apa-apa” gerutu bani kesal.
Bani pun pergi menghampiriku.. lalu aku pun menoleh..
Tiba-tiba bani menerima Jeonhwa..
“yeoboseyo..”ucap bani sambil menelpon.
“yeoboseyo..banii.. hari ini oppa mu akan pulang ke sini..kamu yang jemput ya di bandara. Omma tidak bisa jemput.” Ucap omma nya bani melalui telepon.
“guerae? Ah ne..aku akan jemput oppa ..omma.” ucap bani kegirangan.
Bani pun menutup Jeonhwa. Dan ia menyerahkan buku itu padaku.
“ini bukunya.. mian ne.. aku harus pergi sekarang..aku mau jemput oppa ku..dia pulang hari ini. J” ucap bani sambil tersenyum kegirangan.
“baiklah. Josimhae ya..” ucap ku yang sambil tersenyum juga.
“gomawo putiii.” ucap bani tersenyum dan pergi ke bandara.
Aku pun sendirian pulang ke rumah.
Di tempat toko kue.. tiwi sedang memilih kue tart yang di sukai oleh ibunya. Lalu datanglah namja kece nan tampan ke toko itu juga. Tiwi tidak menyadari akan kehadiran namja itu karena meraka belum berkenalan. Tiwi pun sudah mendapatkan kue tart untuk ibunya. Tiwi keluar dari toko lalu ia di tabrak oleh anak-anak yang sedang bermain skate board dan tiwi pun terjatuh begitu juga dengan kuenya.
Namja kece yang melihat kejadian itu pun langsung memarahi anak-anak itu.
“hey kalian!! Jalan ini bukan tempat untuk bermain ..!!” ucap namja itu dengan kesal pada anak-anak itu. Lalu namja itu pun pergi menghampiri tiwi.
“kau tidak apa-apa? Ada yang sakit/terluka?” tanya namja itu pada tiwi.
“Jal jinaepida, gamsahamnida” ucap tiwi dan ia pun terpesona dengan ketampanan namja itu.
“oh..bagus kalau begitu. Ah kue mu hancur..” ucap namja itu seraya melihat kue tart tiwi untuk ibunya hancur.
“ah iya.. bagaimana ini..ini kue untuk ibu ku yang sedang berulang tahun.” Ucap tiwi sedih.
“ah kau tidak usah sedih.. akan ku belikan kue yang baru untukmu.” Ucap namja itu seraya menenangkan tiwi.
“tidak usah oppa..itu sangat merepotkan sekali.” Ucap tiwi dengan tidak enak pada namja itu.
“Goenchanayo..” ucap namja itu sambil tersenyum dan namja itu pun membeli kue lagi untuk tiwi.
Tiwi pun ikut masuk ke dalam toko kue. Lalu namja itu memberikan kue itu kepada tiwi.
“naneun jeongmal gamshahamnida oppa..” ucap tiwi dengan sangat berterima kasih.
“ne..cheonmaneyo..” ucap namja itu sambil tersenyum.
Namja itu pun pergi dengan menaiki mobilnya yang mewah. Tiwi pun terpesona dengan namja itu,lalu pulang ke rumah dengan tersenyum sendiri.
Di tempat kyu dan rahma.
Kyu membawa rahma ke tempat yang sangat menenangkan,yaitu di tepi sungai *bayangin tempat ini kayak yang di drama korea..yang ada sungainya tapi di kota yang kaya di drama my girlfriend is gumiho yang pas daewoong nyari anjingnya yang hilang dan tiba-tiba anjingnya lagi bersama gumiho. Kalau ga salah pas adegan gumiho ama daewoong lagi tatapan itu lagi di deket sungai.*hehe mian kalo salah tempat*
“untuk apa kau membawaku kemari!!” ucap rahma heran.
“aku ingin menanyakan sesuatu padamu.” Jawab kyu dengan nada pelan.
“mwo?” tanya rahma penasaran.
“apa menurutmu aku ini kejam?” tanya kyu sambil melempar minuman kaleng ke rahma dan rahma pun menangkapnya.
“apa maksud mu bertanya seperti itu?” tanya rahma aneh.
“sudah jawab saja!” bentak kyu pada rahma.
*potong dulu ya..hhehe mian,,*
Di bandara..
Bani sedang menunggu oppa nya tiba..
Dan datanglah seorang namja dengan style yang keren,rapi dan menggunakan kacamata hitam dan setelan jaket *jaket ala korea..hehe* serta sepatu yang kinclong.. yap namja itu adalah oppa nya bani..
“oppaaaa..” teriak bani
“mwoo?? Tidak usah berteriak aku sudah dengar..!!” ucap leeteuk pada saengnya .
“mian oppa..hehe ayo kita pulang” ucap bani sambil menggandeng oppanya.
Ada seorang namja lagi yang tiba.. dengan penampilan yang tidak kalah kece dan menarik dari oppanya bani. Dengan style khasnya ia berjalan santai menuju pintu keluar bandara.
*to be continued*
-penasaraaan yah?? Apa yang akan rahma jawab dan siapa namja yang tiba belakangan itu..hehe :p tunggu part 3 nya ya :D
Kosakata :
Mwo : apa
Wae : kenapa
Eoseo oseyo : selamat datang.
Geuraeyo : begitu.
Gwaenchanayo : tidak apa-apa
Saeng-il : ulang tahun
Chukha/chukhae : selamat
Jamsiman gidariseyo : tunggu sebentar
Mian : maaf
Mian ne : maafkan aku/aku minta maaf
Gwaja : kue
Namja : laki – laki
Yeoja : perempuan
Da dwaesseumnida : sudah selesai
Yakssok : janji
Jeongmal : benar-benar/sungguh.
Josimhae : hati-hati.
Jeonhwa : telepon.
Jal jinaepida, gamsahamnida : baik-baik saja terima kasih.
Saeng/dongsaeng : adik


Komentar
Posting Komentar